"anjing,ada apasih sama orang jaman sekarang.maunya keliatan baik baik lah bijak lah.ah setan mati aja mereka.tenggelam bersama pencitraan mereka yang mati-matian mereka bangun" gumamku dalam hati.
Aku begitu benci sama keadaan sosial sekarang.terlalu dipoles.terlalu dibuat buat.semua orang mau terlihat menonjol.Semua orang berbondong-bondong mencari eksistensi.Semua orang mau terkenal.AH persetan.
Tanpa sadar aku tiba di kantin kampus,langsung aku mencari tempat duduk kosong.Kantin hari ini sepi sekali.Oh bukan,aku emang dateng kepagian.Tanpa tujuan yang jelas juga sih aku kesini.Tapi yasudahlah,daripada suntuk di kosan.
"Dul,teh anget",pesanku ke gundul.si penjaga kantin.
Sambil menunggu persananku,aku membakar rokok yang tinggal selinting itu....lalu aku melamun
September 2011
"Aku mau kita udahan",Sisil.wanita yang aku cintai setengah mati.tiba-tiba memutuskanku begitu saja.
Ingin aku bertanya kenapa.tapi percuma.Keputusannya untuk memutuskan hubungan ini sudah bulat.Entah itu karena cowo lain atau apalah.persetan.dia tidak akan kembali.
Aku tersadar dari lamunanku.
"Ah,fuck,kenapa harus inget hari itu lagi sih"
Aku termenung.Bertanya-tanya lagi pada diriku,apa alasan sisil.Apa semua salahku sisil meninggalkanku.atau hanya karena orang lain.
"Awww" bara rokok membakar jari-jariku yang mengapit rokok itu.ternyata tanpa sadar rokok itu habis tanpa kuhisap....
Kuputuskan untuk melihat sekeliling.hanya ada 4 meja yang terisi saat itu.Mejaku,meja seseorang yang tampak terpana oleh wanita yang duduk tak jauh dari dia,meja seorang wanita perokok yang sepertinya sangat kesal,dan meja si wanita cantik yang aku tau siapa dia.Prisci.teman baik Sisil.
Why do i have to meet someone related to her.pikiranku makin runyam.ingin kutanyakan kabar Sisil padanya.tapi aku yakin kabar buruk yang akan kuterima.
Pagi ini,kenapa semua hal kecil membuat pikiranku begitu runyam.meskipun ini sudah bulan ke-7 aku putus dari Sisil.pikiranku tetap saja meracau begitu ingat kejadian itu.
Aku ambil earphone yang ada di tasku.aku pasang playlist andalanku,dance music.aku bukan penggemar berat dunia malam.tapi entah kenapa dentuman dentuman bass mampu menghiburku.
Aku memejamkan mata.
"Hai",suara seorang yang sudah sangat ku kenal.
"Oh,elo ci"
"Oh?ya ampun kecewa banget sih lo kayanya ketemu gue"
"Not really."
"i know you still broken hearted.but,come on.it doesn't mean you have to cranky to every person that related to Sisil.right?"
"you got the point.but,the problem is you are Sisil bestfriend?bff?soulmate? ah whatever.so,what do you want?"
"do you want to know something about Sisil?"
Pikiranku kembali meracau.Ingin ku bilang "IYA GUE MAU TAU".tapi aku belom siap menerima kabar buruk yang mungkin keluar dari mulut Prisci...
post by @inMwetrust
Tidak ada komentar:
Posting Komentar